Mengikuti Kebenaran Karena Cocok Dengan Keinginan

Kebenaran suatu yang mahal harganya. Dia adalah barang yang hilang yang selalu dicari oleh setiap orang mukmin, kapan dan dimana dia dapatkan langsung dia ambil dan dipegang erat-erat agar tidak hilang lagi. Sehingga setiap mukmin berantusias untuk mencari dan mengikuti kebenaran, walaupun bertentangan dengan keinginan dan hawa nafsunya.

Namun sekarang ada sebagian orang, yang hawa nafsunya lebih diikutinya ketimbang kebenaran itu sendiri. Dia akan mengikuti kebenaran jika cocok dengan keinginannya. Dia tidak akan segan segan untuk membantah dan meninggalkan kebenaran itu kalau menyelisihi hawa nafsunya. Coba simak perkataan Umar bin Abdul Aziz, suatu perkataan yang mesti di tulis dengan tinta emas :

قال عمر بن عبد العزيز رحمه الله : ” لا تكن ممن يتبع الحق إذا وافق هواه ، ويخالفه إذا خالف هواه فإذا أنت لا تثاب على ما وافقته من الحق وتعاقب على ما تركته منه ” ( نقلها صاحب الطحاوية ص/522)

Berkata Umar bin Abdul Aziz: “Janganlah engkau termasuk orang yang mengikuti kebenaran jika kebenaran itu sesuai dengan hawa nafsunya, dan meninggalkan kebenaran jika menyelisihi hawa nafsunya, (jika seperti itu) maka engkau tidak akan diberi pahala terhadap kebenaran yang engkau ikuti dan engkau diberi sanksi (dosa) dikarenakan engkau meninggalkan kebenaran itu. (dinukil oleh pensyarah al Thohawiyah hal. 522)

Jadilah saya dan Anda orang yang mengikuti kebenaran, karena kebenaran itu sendiri, bukan karena sesuai dengan hawa nafsu. Semoga bermanfaat…. Wassalamu’alaikum

Jakarta : 8 januari 2014 , 11:12 PM

Renungan malam.

2 thoughts on “Mengikuti Kebenaran Karena Cocok Dengan Keinginan

  • October 31, 2014 at 7:10 pm
    Permalink

    assalamu’alaikum w.w ustadz.
    mohon saya dibantu pemahamannya terkait al-qur’an surat no.6, ayat 90 ; rurat no.25, ayat 57 ; surat no.38, ayat 86.

    atas uraiannya diucapkan terma kasih.
    wassalam.

    Reply
  • October 31, 2014 at 7:10 pm
    Permalink

    assalamu’alaikum w.w ustadz.
    mohon saya dibantu pemahamannya terkait al-qur’an surat no.6, ayat 90 ; rurat no.25, ayat 57 ; surat no.38, ayat 86.

    atas uraiannya diucapkan terma kasih.
    wassalam.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>